Tuntutan Menjadi Pelatih Man United dengan “Taktik Brilian”

Tuntutan Menjadi Pelatih Man United dengan “Taktik Brilian”

Tim Manchester United memang dikenal sebagai tim yang tidak ada lawan dalam berbagai pertandingannya. Sehingga ada tuntutan bagi seorang manajer untuk terus mempertahankan prestasi tim tersebut. Prestasi tersebut yang membuat agen judi bola terbesar merekomendasikan MU untuk pilihan pemasangan taruhan.

Akan tetapi datang kabar mengenai pergantian manajer MU yang belakangan menjadi semakin banyak diperbincangkan. Dikabarkan bahwa Erik Ten Hag merupakan nama calon pengganti Sir Alex Ferguson sebagai manajer Manchester United. Pergantian terjadi karena Sir Alex akan pensiun setelah memenangkan gelar Liga Premier yang terbaru pada tahun 2013 lalu.

Tentu saja tidak akan mudah bagi Ten Hag untuk menggantikan posisi manajer tersebut. Dimana dia datang dengan berbagai tekanan yang saat ini tengah dialami oleh klub tersebut. Saat ini klub berada dalam posisi yang kurang baik, sehingga Ten Hag harus mampu mengembalikan MU ke puncak sepak bola Eropa.

Selama satu dekade berlangsung, MU tampak biasa-biasa saja. Maka dari itu, pemilihan menjadi seorang manajer tidak semudah yang dibayangkan. MU akan memilih seseorang yang telah memiliki rekam jejak terbaik dalam mengembangkan pemain muda. Selain itu juga yang bisa memainkan sepakbola serta memenangkan gelar di Ajax.

Dari semua parameter yang disebutkan, maka disebut cocok dengan Ten Hag, tetapi masih ada pertimbangan. Sebagaimana elemen tersebut masih belum diketahui mengenai diri calon manajer MU tersebut. Sebenarnya, Ten Hag sendiri merupakan seorang manajer yang sangat dikagumi untuk datang ke Man United.

Baca juga : Agen Bola Online Gempar Karena Ronaldo Ingin Keluar dari MU

Dimana ia merupakan orang yang pernah bekerja di bawah Pep Guardiola ketika di Bayern Munich. Saat itu, Ten Hag telah membantu Pep Guardiola untuk mengasuh beberapa pemain mudah terbaik di Eropa. Memiliki filosofi sendiri yang akhirnya banyak dipengaruhi oleh Total Football Belanda. Adapun aliran pemikiran yang seperti itu dan dengan cara bermain Guardiola, maka akhirnya filosofi baru yaitu “Gegenpressing” Jerman muncul.

Sejarah Ten Hag cukup baik untuk dijadikan sebagai seorang manajer MU dalam mengembalikan posisinya. Apalagi saat itu Ten Hag tengah mendalangi kampanye Liga Champions bersama Ajax. Disaat bersamaan ia juga memberi isyarat akan rasa laparnya untuk mencoba sesuatu yang berbeda semakin besar dan tinggi. Apakah ini menjadi berita baik untuk bandar judi bola terpercaya?

Sehingga ia dikaitkan dengan segala macam pekerjaan yang luarbiasa populer dan top. Bahkan ditanya bagaimana respon Ten Hag dalam memperhatikan penawaran pekerjaan yang luarbiasa. Respon luarbiasanya ketika akan dikontrak dengan klub besar Eropa sangat jelas terlihat. Ia menantikan rencana tersebut dan merasa sangat nyaman bekerja seperti hal tersebut.

Sepanjang sejarahnya, Ten Hag pernah mendarat di Old Trafford dan ini menjadi pekerjaan terbesar di dalam karirnya. Tetapi bagaimana dia bisa sampai disini juga masih menjadi pertanyaan. Akan tetapi rasa puas Ten Hag setelah bergabung bersama Ajax merupakan sebuah kebahayaan.

Karena ketika sudah ada rasa puas maka seseorang akan menjadi malas, dari kemalasan akan muncul masalah-masalah serta menjadi ancaman besar. Apalagi jika hal tersebut dikaitkan dengan seorang pelatih seperti Ten Hag. Sebelum menjadi seorang pelatih, ternyata Ten Hag juga sudah menjadi seorang gelandang tengah Eredivisie.

Tetapi karirnya di posisi ini tidak terlalu besar dan biasa-biasa saja. Seorang pelatih klub yang sebelumnya menjejaki karir menjadi pemain sepakbola akan lebih berpengalaman. Setidaknya ia akan lebih menguasai posisi-posisi dari masing-masing pemain. Serta dapat membuat strategi untuk bertanding di lapangan. Sehingga agen judi bola terbesar akan lebih yakin dalam merekomendasikan MU dalam taruhan judi bola.

Leave a Reply

Your email address will not be published.